1. Dekripsi
Pada
Rabu, 10 Oktober 2018 lalu, saya beserta teman sekelas berkunjung ke Museum
Panglima Besar TNI Jenderal Soedirman yang terletak di pinggir Sungai Logawa
Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, dan kurang lebih 4 km dari kota
Purwokerto. Kunjungan ini merupakan serangkaian kegiatan mata kuliah Jati Diri
Unsoed. Kami sekelas berangkat pada pukul 09.30 WIB. Kami berangkat menggunakan
kendaraan pribadi, yaitu motor. Dalam proses pemberangkatan kami dibagi menjadi
3 keloter, hal tersebut dilakukan agar proses pemberangkatan menjadi lebih aman
dan efisien. Saya pada saat itu berada di keloter pertama, maka dari itu saya datang
di lokasi lebih dahulu. Ketika sampai di tempat tujuan kami beristirahat
sejenak sesambil menunggu teman-teman yang lain dan bapak dosen yang sedang
dalam perjalanan. Akhirnya pada pukul 10.45 WIB acara pun dimulai. Acara tersebut
diawali dengan pembukaan oleh bapak dosen dan selanjutnya kami semua berfoto di
depan museum. Selanjutnya kami sekelas menuju lantai satu. Pada ruangan
tersebut terdapat miniature, patung setengah badan, duplikat tandu, duplikat
senjata yang berkaitan erat dengan Pahlawan Jenderal Soedirman. Untuk lebih
jelasnya kami dipandu oleh sejarawan disana yang menceritakan secara detail apa
saja kejadian yang dialami oleh Jenderal Soedirman dari beliau lahir hingga
meninggal. Setelah itu kami mulai berkeliling di sekitaran lantai satu untuk
melihat apa saja yang sudah dijelaskan tadi. Selain melihat barang-barang di sana
kami juga tidak lupa mengabadikan momen tersebut dengan berfoto. Lalu kami
menuju ke lantai dua, disana terdapat patung Jenderal Soedirman yang
menunggangi seekor kuda. Patung tersebut sangat besar dan megah, kami pun tidak
melewatkan momen tersebut dengan
berfoto. Setelah itu kami menuju ke lapangan
dekat dengan museum tersebut, kami istirahat sejenak kemudian dilanjutkan dengan
game. Game tersebut menggunkaan seluruh kelompok. Pada awalnya kami dibagi
menjadi 5 kelmpok dan saya berkesempatan untuk masuk di kelompok 1. Bentuk dari
game ini seperti ular-ularan yang mana semua anggota membentuk sebuah barisan
panjang dan saling memegang pundak temannya, lalu diikatkan sebuah balon pada
anggota paling belakang. Untuk memenangkan game ini setiap kelompok harus
melindungi balon yang ada dibelakang dan untuk anggota yang berada dipaling
depan harus memecahkan balon lawan namun barisannya tidak boleh lepas. Game tersebut
berlangsung dengan sengit namun juga tak jarang mengundang banyak tawa. Namun sayang
kelompok kami kalah point dengan yang lain sehingga kami mendapatkan juara
kedua. Selesai acara tersebut selesai, kami pun beristirahat sambil menyantap
makanan yang telah disediakan dan kegiatan kunjungan ke Museum Panglima Besar TNI Jenderal Soedirman berakhir
disini.
2.
Perasaan
Pada kegiatan kunjungan ke Museum Panglima Besar TNI
Jenderal Soedirman tersebut saya merasa sangat senang. Hal tersebut dikarenakan
selain saya lebih mengenal tentang apa saja yang terdapat di kota Purwokerto
ini sekaligus berkarya wisata, saya juga menjadi lebih tahu tentang sejarah
pahlawan yang sekarang namanya diabadikan menjadi nama sebuah Universitas di
Purwokerto tersebut. Setelah dijelaskan oleh sejarawan disana saya menjadi takjub
oleh seorang Jenderal Soedirman, hal tersebut dikarenakan dia bukan dari
golongan atau keluarga yang kaya namun beliau sangat berani dan pantang
menyerah, walaupun beliau dalam keadaan sakit namun tetap saja semangatnya
tidak pernah luntur untuk melakukan perlawanan demi kemerdekaan Bang sa
Indonesia. Hal tersebut membuat saya menjadi termotivasi untuk menjadi
seseorang yang seperti beliau namun dengan bidang yang saya jalani.
3.
Evaluasi
Kegiatan kunjungan ke Museum
PanglimaBesar TNI Jenderal Soedirman ini sangat menyenangkan dan juga
memberikan pengetahuan tentang sejarah Jenderal Soedirman. Selain itu banyak
sekali manfaat yang saya dapatkan dari materi yang disampaikan oleh sejarawan
tersebut. Sikap dari Jenderal Soedirman seperti tegas, jujur, berani dan
lain-lain haruslah menjadi hal yang patut kita contoh dalam menjalani kehidupan
berbangsa dan bernegara terutama pada generasi muda pada zaman sekarang ini.
4.
Analisis
Dengan adanya kegiatan ini membuat saya
menjadi termotivasi dengan apa yang pernah dilakukan oleh Jenderal Soedirman serta
sifat-sifat beliau yang membuat saya memiliki kemauan untuk menjadi soerang
pribadi yang lebih baik lagi.
5.
Kesimpulan
Kunjungan tersebut merupakan suatu
kegiatan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa keperawatan khususnya untuk saya
pribadi. Sebuah pembelajaran sejarah yang dipandu oleh sejarawan disana
memberikan dampak yang positif. Sifat-sifat dari seorang Jenderal Soedirman
merupakan sebuah contoh yang baik bagi seluruh rakyat Indonesia terutama bagi
para mahasiswa, hal tersebut dikarenakan mahasiswa adalah generasi yang kelak
akan membangun bangsa.
6.
Rencana ke Depan
Untuk rencana ke depan saya ingin
menjadi seorang pribadi yang lebih baik lagi dengan cara memahami dan
mengaplikasikan sifat-sifat yang dimiliki oleh seorang Jenderal Soedirman dalam
kehidupan sehari-hari. Serta mengenang jasa para pahlawan yang rela berkorban
demi kemerdekaan bangsa Indonesia, karena dengan hal tersebut dapat menjadi motivasi
dengan membuat saya ingin membangun bangsa dengan sesuai bidang yang saya
geluti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar